XL Axiata Dorong Mahasiswa Ciptakan Proyek IoT Berbasis 5G

- Senin, 28 November 2022 | 19:06 WIB
XL Axiata Future Leaders (XLFL) memfasilitasi generasi muda dengan memberikan pelatihan IoT yang telah terintegrasi dalam kurikulum XLFL. (XL Axiata)
XL Axiata Future Leaders (XLFL) memfasilitasi generasi muda dengan memberikan pelatihan IoT yang telah terintegrasi dalam kurikulum XLFL. (XL Axiata)

JAKARTADAILY.ID - Perkembangan teknologi digital demikian massif sehingga telah mengubah berbagai aspek kehidupan. Kemudahan dan efisiensi yang ditawarkan telah membantu kehidupan masyarakat dan kebutuhan pasar. Seiring meningkatnya kebutuhan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari, memunculkan tantangan baru bagi para anak muda untuk dapat membantu mengembangkan hal tersebut. Untuk mendukung hal tersebut, XL Axiata Future Leaders (XLFL) memfasilitasi generasi muda dengan memberikan pelatihan IoT yang telah terintegrasi dalam kurikulum XLFL.

XL Axiata pun kembali menggelar National Conference yang merupakan acara rutin tahunan. Sebanyak 138 mahasiswa awardee yang telah menyelesaikan program XL Axiata Future Leaders (XLFL) Batch 9 selama dua tahun penuh akan diwisuda. Mereka berasal dari 52 kampus yang berada di 6 provinsi, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan lain sebagainya.

Dalam acara yang digelar di XL Axiata Tower pada Jumat-Minggu, 25-27 November 2022 itu, awardees akan menampilkan dan mempresentasikan solusi digital berbasis paduan antara Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) yang dipersiapkan sebagai use case di era 5G mendatang. AIoT Project Exhibition ini adalah bagian dari syarat kelulusan para awardee.

"Tugas pembuatan proyek berbasis AI dan IoT diberikan kepada pada XLFL awardees sebagai bentuk respon dari masifnya kemajuan teknologi. XL Axiata berharap program ini dapat membentuk kemampuan awardees untuk mensistematisasi penyelesaian masalah yang umumnya dimiliki manusia ke dalam bentuk model yang bisa diimplementasikan oleh komputer yang menerapkan pengambilan keputusan berbasis data tanpa intervensi manusia," terang Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini.

Dian menambahkan, tahun ini teknologi ‘AI’ turut disertakan ke dalam proyek yang harus dibuat oleh mahasiswa XLFL. Penambahan unsur AI ini dilatarbelakangi oleh adanya tantangan dari operator telekomunikasi dalam menghadapi era 5G. Selain itu, adanya kebutuhan industri dalam hal pengambilan keputusan berbasis data tanpa intervensi manusia. Selanjutnya, produk inovatif berbasis AI disinyalir akan menjadi trend di masa yang akan datang.

"Penting bagi generasi muda untuk memahami dan menguasai kompetensi digital, dan peserta XLFL juga dituntut untuk bisa mengerti, memahami, dan menguasai perkembangan digital tersebut," ujar Dian dalam keterangan resmi, Senin, 28 November 2022.

Dalam acara ekshibisi tersebut, terdapat total sebanyak 16 proyek AIoT yang ditampilkan, karya tersebut merupakan ide yang diproduksi dan dikembangkan para awardee XL Axiata Future Leaders (XLFL) berdasarkan riset pasar yang mereka lakukan. Selama proses pengembangan project, setiap kelompok akan mendapatkan pendampingan dari Lab IoT milik XL Axiata, yaitu XCamp melalui program AI Maker Development Program. Pendampingan yang diberikan berupa pengenalan IoT dan AI, Business Model Development, hingga pembangunan prototype produk.

Belasan proyek tersebut berfokus untuk menjawab kebutuhan digitalisasi pada 6 sektor, yaitu agrikultur, smart city, manufaktur, pertanian dan perikanan, utilitas dan energi, serta kesehatan. Adanya penetrasi digitalisasi yang belum maksimal di sektor tersebut membuat peluang penciptaan produk otomasi semakin terbuka untuk memudahkan proses kerja dan potensi bisnis yang besar. Selain itu, keenam sektor tersebut juga memiliki peluang besar dan kemampuan penyerapan yang tinggi untuk beradaptasi dengan teknologi AI dan IoT.

Seluruh produk AIoT buatan mahasiswa tersebut akan dinilai secara langsung oleh para juri. Mereka adalah I Gede Darmayusa selaku Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, Vinod Samarawickrama selaku Manager Connectivity Program–Meta APAC, serta Noudhy Valdryno selaku Head of Permanent Committee for Tech and Informatics KADIN.

Halaman:

Editor: Priyanto Sukandar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kolaborasi IOH Dorong Ekonomi Digital Indonesia

Minggu, 8 Januari 2023 | 20:40 WIB
X