Hansi Flick Bantah Jerman Kalah Karena Memikirkan LGBTQ

- Senin, 28 November 2022 | 02:26 WIB
Pemain Jerman melakukan aksi menutup mulut jelang laga melawan Jepang sebagai bentuk protes terhadap FIFA yang melarang kampanye LGBTQ. (Tangkapan layar Livescore)
Pemain Jerman melakukan aksi menutup mulut jelang laga melawan Jepang sebagai bentuk protes terhadap FIFA yang melarang kampanye LGBTQ. (Tangkapan layar Livescore)

JAKARTADAILY.ID - Sejak Euro 2020 yang digelar tahun lalu, kelompok liberal berhasil menebar virus LGBTQ dalam sepak bola. Ketika itu, kapten tim nasional Jerman Manuel Neuer dan kapten tim Inggris Harry Kane menggunakan ban kapten pelangi. Simbol kaum LGBTQ.

Piala Dunia 2022 di Qatar, kelompok yang mengatasnamakan hak asasi manusia ini kembali berulah. Sebanyak enam tim yaitu Jerman, Inggris, Belanda, Belgia, Denmark dan Wales ingin melakukan kampanye OneLove. Pemerintah Qatar lantas menolak hal tersebut. Sementara FIFA meminta agar para pemain fokus pada sepak bola sesuai dengan permainan itu sendiri.

FIFA dengan tegas siap memberi sanksi kepada siapa pun yang mengenakan ban kapten pelangi. Ditolak mengkampanyekan LGBTQ, para pemain Jerman melakukan aksi menutup mulut dalam laga pembuka melawan Jepang.

Alih-alih fokus pada sepak bola, pemain Jerman malah memikirkan masalah LGBTQ. Manuel Neuer dan kawan-kawan pun dibekap Jepang dengan skor 1-2. Kekalahan ini membuat beberapa kritikus di Jerman mengaitkannya dengan sikap para pemain yang tidak fokus terhadap Piala Dunia.

Pelatih Jerman Hansi Flick menepis bahwa anak asuhnya tidak fokus bermain. "Tidak. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan itu," ujarnya dalam konferensi pers jelang menghadapi Spanyol, Minggu, 27 November 2022.

Baca: Profil Jerman di Piala Dunia 2022: Kembalinya Sang Pahlawan Mario Götze

Dan secara mengejutkan, Flick menghadiri konferensi pers jelang pertandingan secara sendirian. Hal ini berbeda dengan tim lainnya. Biasanya dalam konferensi pers sepak bola, tim menghadirkan pelatih, dan minimal satu pemain.

Terkait soal ini, Flick mengatakan anak asuhnnya absen dari konferensi pers karena akan melakukan latihan. Lanjut dia, markas tim Jerman berada di Al Ruwais, bagian utara dari ibu kota Doha. Sehingga jika mereka harus hadir, maka porsi latihan selama tiga jam akan berkurang.

"Saya datang sendiri ke konferensi pers karena kami tidak ingin ada pemain yang menghabiskan waktu hampir tiga jam mengemudi mobil. Sedangkan kami punya waktu tiga jam untuk berlatih," katanya seperti dikutip dari Livescore.

Halaman:

Editor: Priyanto Sukandar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dukung LGBTQ, Petinju Ini Malah Kalah KO Ronde 4

Minggu, 22 Januari 2023 | 14:14 WIB

Bursa Caketum PSSI, Menteri BUMN Lawan Ketua DPD

Minggu, 15 Januari 2023 | 10:35 WIB

Kongres Biasa 2023 PSSI Digelar Siang Hari Ini

Minggu, 15 Januari 2023 | 09:50 WIB
X