Singa Atlas Maroko Terkam 'Setan Merah' Belgia 2-0

- Senin, 28 November 2022 | 01:06 WIB
Penyerang Maroko Abdelhamid Sabiri melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Belgia. (Tangkapan layar Livescore)
Penyerang Maroko Abdelhamid Sabiri melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Belgia. (Tangkapan layar Livescore)

JAKARTADAILY.ID - Ambisi Roberto Martinez membawa Belgia--semifinalis Piala Dunia 2018--untuk menjadi tim kedua yang memesan tempat di babak sistem gugur harus kandas. Tim berjuluk Singa Atlas, Maroko bermain luar biasa dalam laga yang berlangsung di Stadion Al Thumama, Minggu, 27 November 2022.

Meski Belgia merupakan tim unggulan di Grup F dan peringkat kedua FIFA, namun Maroko menunjukkan mereka pantas dijuluki Singa Atlas. Hakim Ziyech dan kawan-kawan bermain "ganas" dan berhasil mengamankan langkah mereka untuk tetap bertahan di Piala Dunia 2022 di Qatar.

Pada babak pertama, trio lini tengah Hazard bersaudara, Eden dan Thorgan bersama Kevin De Bruyne mencoba menekan pertahanan Maroko. Namun kesigapan Achraf Hakimi dalam menjaga pertahanan, membuatnya pantas dihargai Paris Saint-Germain seharga 60 juta euro ketika dibeli dari Inter Milan.

Pada menit 45+2 babak pertama, tendangan bebas Hakim Ziyech berhasil membobol gawang Thibaut Courtois. Tapi video assistant referee menyatakan Romain Saiss berada dalam posisi offside dan menghalau garis pandang Courtois. Wasit Cesar Ramos dari Meksiko pun menganulirnya.

Baca: Profil dan Skuad Piala Dunia 2022: Singa Atlas Maroko Ingin Mengaum Seperti 36 Tahun Lalu

Di babak kedua, anak asuh Walid Regragui tampil luar biasa. Pemain pengganti Abdelhamid Sabiri dan Saiss kerap mengancam gawang Belgia. Pada menit 83, Sabiri akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Gooollll. 1-0 untuk Maroko.

Perpanjangan waktu 5 menit di akhir babak kedua, berhasil dimanfaatkan dengan luar biasa oleh Maroko. Pada menit 92, Zakaria Aboukhlal mencetak gol dari jarak dekat setelah kerja sama yang apik dengan Ziyech. Gooolllll. Singa Atlas Maroko pun akhirnya menerkam tim berjuluk 'Setan Merah' Belgia dengan skor 2-0.

Hasil ini membuat persaingan di Grup F semakin terbuka lebar dengan menyisakan putaran terakhir.

Performa bagus Belgia sebelum Piala Dunia pun dinilai berakhir. Masalah larangan LGBT, dimana tim Belgia salah satu pengusung isu ini, membuat Eden Hazard dan kawan-kawan dinilai tidak fokus terhadap Piala Dunia. Ini menjadi kekalahan pertama Belgia dari negara Afrika di Piala Dunia.

Sebaliknya, dengan kemenangan ini, peluang Maroko untuk mengulang sejarah 36 tahun lalu terbuka lebar. Maroko pun berpeluang untuk mencapai sistem gugur untuk pertama kalinya sejak 1986.

Baca: Profil dan Skuad Piala Dunia 2022: Pembuktian Belgia Sebagai Raksasa Sepak Bola Dunia

Susunan pemain:
Belgia (3-4-2-1): Thibaut Courtois: Toby Alderweireld, Jan Vertonghen, Timothy Castagne; Thomas Meunier (Romelu Lukaku 81'), Amadou Onana (Youri Tielemans 60'), Axel Witsel, Thorgan Hazard (Leandro Trossard 75'); Kevin De Bruyne, Eden Hazard (Dries Mertens 60'); Michy Batshuayi (Charles De Ketelaere 75'). Pelatih: Roberto Martinez.

Maroko (4-3-3): Munir Mohamedi; Noussair Mazraoui, Romain Saiss, Nayef Aguerd, Achraf Hakimi (Yahya Attia Allah 68'); Azzedine Ounahi (Jawad El Yamiq 78'), Sofyan Amrabat, Selim Amallah (Abdelhamid Sabiri 68'); Sofiane Boufal (Zakaria Aboukhlal 73'), Youssef En-Nesyri (Abderazak Hamdallah 73'), Hakim Ziyech. Pelatih: Walid Regragui.

Dapatkan update terkini Jakarta Daily Indonesia di Google News.
***

Halaman:

Editor: Priyanto Sukandar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X