Pj Gubernur DKI: Sodetan Kali Ciliwung Segara Difungsikan April ini, Optimistis akan Kurangi Risiko Banjir

- Selasa, 24 Januari 2023 | 15:46 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono saat mendampingi Presiden RI, Joko Widodo, meninjau pembangunan terowongan atau Sodetan Kali Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT). (Foto:Dok.Humas Setkab/rahmat)
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono saat mendampingi Presiden RI, Joko Widodo, meninjau pembangunan terowongan atau Sodetan Kali Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT). (Foto:Dok.Humas Setkab/rahmat)

JAKARTADAILY.ID – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengatakan, penyambungan pipa Sodetan Kali Ciliwung sudah rampung dilakukan.

Menurutnya, pada akhir April nanti, sodetan bisa berfungsi dan mengurangi risiko banjir di Jakarta.

"Penyambungan pipa sudah selesai, tinggal menyambung sekian sentimeter, tadi sudah dilihat oleh Bapak Presiden. Artinya, sodetan di terowongan itu sudah berfungsi, tinggal di sini nanti perapian untuk sheet pile pelebaran kali dan itu sampai dengan bulan April," jelas Pj Gubernur Heru, dalam keterangan Pers PPID Pemprov DKI Jakarta, dikutip Selasa, 24 Januari 2023.

Baca Juga: 267 TRC Disiagakan BPBD DKI Jakarta di Setiap Kelurahan Untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

Berbicara usai mendampingi Presiden RI, Joko Widodo, meninjau pembangunan Sodetan Kali Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT), di Jakarta Timur, pada Selasa 24 Januari 2023, Heru juga menuturkan, ada beberapa kendala yang ditemui, salah satunya pembebasan lahan yang memakan waktu hingga enam tahun.

"Kendala pembebasan lahan, salah satunya. Namun, masalah pembebasan lahan sudah disosialisasikan oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur. Karena, kalau dari sini difungsikan inlet sampai dengan outlet, airnya cukup deras dan besar. Sehingga, kalau tidak bisa dilebarkan di sini (dengan pembebasan lahan), tentunya akan menghambat aliran air tersebut,” terangnya.

Pembangunan sodetan ini akan mengurangi debit banjir Kali Ciliwung dengan mengalirkan air sebesar 60 m3/detik ke Kanal Banjir Timur saat Sungai Ciliwung sudah tidak lagi mampu menampung debit air pada perkiraan debit banjir ulang 25 tahunan sebesar 508 m3/detik.

Baca Juga: PAM JAYA Ambil Alih Layanan Air Minum dari Swasta di DKI Jakarta, 2 Februari 2023

Dengan demikian, hadirnya sodetan ini akan mengurangi risiko banjir pada beberapa kawasan di hilir Sungai Ciliwung, seperti Kampung Melayu dan Manggarai. (***)

Halaman:

Editor: Mukhtar Wijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X