Enggan Pidato Panjang Saat Perpisahan di DKI, Anies: Biarkan Karya Itu Jadi Bukti Nyata

- Minggu, 16 Oktober 2022 | 17:35 WIB
Anies Baswedan, usai menyampaikan pidato perpisahan di akhir jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta, di Balai Kota Jakarta, Minggu, 16 Oktober 2022. (Foto: Indonesia.Jakartadaily/Pool/Dol. Pikiran-Rakyat.com)
Anies Baswedan, usai menyampaikan pidato perpisahan di akhir jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta, di Balai Kota Jakarta, Minggu, 16 Oktober 2022. (Foto: Indonesia.Jakartadaily/Pool/Dol. Pikiran-Rakyat.com)

JAKARTADAILY - Di hari terakhir menjabat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan enggan bicara banyak saat pidato perpisahan di Balai Kota Jakarta. Dirinya memilih sedikit bicara lantaran merasa kerja untuk Indonesia masih panjang dan berat.

Diketahui, masa jabatan Anies berakhir pada Minggu, 16 Oktober 2022. Dia digadang-gadang bakal menjadi calon presiden pada 2024 mendatang.

"Kerja untuk bangsa dan negara ini masih panjang ke depan. Satu babak berakhir mari kita sambut babak berikutnya," kata Anies saat pidato perpisahan di Balai Kota Jakarta.

Menurutnya, kinerja Pemprov DKI Jakarta beserta kebijakannya sudah menjadi bukti nyata di ibu kota dalam lima tahun terakhir. Karena itu, dia juga tak mau bicara panjang lebar soal apa saja yang sudah dikerjakan selama memimpin DKI Jakarta.

"Kali ini, saya tidak akan berbicara Panjang, karena dua alasan. Pertama biarkan kerja Pemprov Jakarta selama lima tahun terakhir yang berbicara, biarkan karya itu jadi bukti nyata," katanya.

Dia menyampaikan terima kasih atas amanat, kepercayaan, dukungan, serta doa yang telah diberikan sejak memenangkan Pilkada 2017 lalu. Bersama Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, dia juga mengucapkan terima kasih atas kritik yang selama ini ditujukan kepadanya.

Kemudian, Anies pun meminta izin agar ia berdua mengembalikan mandat tersebut kembali ke warga Jakarta serta memohon doa serta saksi atas pertanggungjawaban pelaksanaan amat warga Jakarta.

Baca Juga: Anies Baswedan Masih Sangat Diminati Kalangan Milenial dan Generasi Z

“Nanti akan bersama saat kami mempertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT sang pemilik segala kekuasaan, yang memberikan kekuasaan kepada siapapun yang ia kehendaki, dan yang mencabut kekuasaan dari siapapun yang ia kehendaki," ujarnya.

Halaman:

Editor: Mukhtar Wijaya

Tags

Terkini

X