KPK Sita1 Unit Moge Milik Rafael Alun yang Dipamerkan Mario Dandy di Media Sosial

- Rabu, 7 Juni 2023 | 14:38 WIB
Mario Dandy saat pamerkan moge milik ayahnya Rafael Alun. (Foto: pmjnews/Medsos).
Mario Dandy saat pamerkan moge milik ayahnya Rafael Alun. (Foto: pmjnews/Medsos).

JAKARTADAILY.ID – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita motor gede (Moge) Harley Davidson (HD) milik Rafael Alun Trisambodo (RAT) tersangka kasus pencucian uang dan gratifikasi.

Moge itu sempat dipamerkan di media sosial oleh Putra Rafael Alun, Mario Dandy  yang juga tersangka penganiayaan david Ozora.  

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, Moge itu disita sebagai barang bukti perkara setelah KPK melakukan penggeledahan di 2 rumah RAT. Selain Moge, penyidik juga menyita sejumlah dokumen.

Baca Juga: Polisi Kerahkan 200 Personel Amankan Sidang Perdana Mario Dandy

“Benar, KPK telah selesai melakukan penggeledahan 2 rumah Tersangka RAT di komplek P&K Cirendeu, Tangsel dan dari penggeledahan penyidik menemukan dokumen terkait perkara dan juga satu unit motor gede merek HD,” kata Ali dalam keterangan pers dikutip pmjnews, Rabu, 7 Juni 2023.

Ali menyebut, KPK juga akan menelusuri aset RAT Salah satunya menyelisik dugaan kepemilikan aset kripto alias uang digital mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) itu.

RAT ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh KPK pada Rabu, 10 Mei 2023. Ayah Mario Dandi itu sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi.

Baca Juga: Denny Indrayana Siap Diproses Hukum Asal Haknya Berpendapat Tak Dibungkam

"KPK saat ini telah kembali menetapkan RAT sebagai tersangka dugaan TPPU," terang Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada awak media, Rabu 10 Mei 2023.

Menurut Ali, dari pengembangan yang dilakukan KPK, Rafael diduga melakukan pencucian uang dengan menyamarkan sampai menyembunyikan aset yang diperoleh dari tindak pidana korupsi.

"Diduga kuat ada kepemilikan aset-aset tersangka RAT yang ada tautan dengan dugaan TPPU di antaranya dengan menempatkan, mengalihkan, membelanjakan sekaligus menyembunyikan hingga menyamarkan asal usul harta miliknya yang diduga bersumber dari korupsi," papar Ali Fikri. (***)

Baca berita terkini JakartaDaily.id lebih cepat melalui Google News, atau Telegram Channel di t.me/jakartadaily (klik join)

 

Editor: Mukhtar Wijaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X