Presiden Jokowi Akan Panggil Menhan Prabowo Terkait Proposal Damai yang Ditolak Ukraina

- Selasa, 6 Juni 2023 | 18:16 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani. (Foto: Indonesia.jakartadaily.id/Dok PDIP)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani. (Foto: Indonesia.jakartadaily.id/Dok PDIP)

JAKARTADAILY.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi tanggapan terkait proposal Prabowo Subianto perihal konflik Rusia - Ukraina dalam forum International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue di Singapura, Sabtu, 3 Juni 2023 lalu.

Jokowi menegaskan bahwa proposal itu memang dari Prabowo secara pribadi.

"Itu dari pak Prabowo sendiri," ujar Jokowi menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers usai pembukaan Rakernas III PDI Perjuangan di gedung Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa, 6 Juni 2023.

Baca Juga: Ditanya Wejangan untuk Bacapres Ganjar Pranowo, Ini Kata Presiden Jokowi

Selaku Presiden, Jokowi mengaku akan memanggil Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk mendengar secara langsung penjelasannya.

"Tapi saya belum bertemu Pak Prabowo. Mungkin hari ini atau besok saja. Diundang," jelas Jokowi.

Menhan Prabowo sebelumnya menyampaikan proposal resolusi perdamaian untuk mengakhiri perang Ukraina-Rusia saat hadir dalam forum International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue di Singapura.

Baca Juga: Presiden Cawe-cawe Politik Jelang Pilpres? Ini Jawaban Jokowi

Prabowo menyodorkan tiga poin untuk menghentikan perang antara Rusia dan Ukraina yaitu gencatan senjata, penarikan pasukan, dan referendum.

Proposal damai yang diusulkan Prabowo ini ditolak mentah-mentah oleh Ukraina. Dan usulan itu jadi perdebatan kontroversi di sejumlah media massa internasional.

⎗ Baca berita JakartaDaily.id lebih cepat melalui Google News

***

Editor: Charles Yohanes

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X