Anwar Ibrahim Kutuk Keras Pembakaran Al Quran di Swedia

- Senin, 23 Januari 2023 | 09:59 WIB
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim  (Foto: Tangkapan Layar IG @anwaribrahim_my)
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim (Foto: Tangkapan Layar IG @anwaribrahim_my)

  

JAKARTADAILY.ID – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengutuk keras tindakan Islamofobia dari ekstremis Swedia - Denmark politikus sayap kanan, Rasmus Paludan. Malaysia juga mengutuk keras aksi pembakaran Al-Qur'an di Stockholm, Swedia pada 21 Januari 2023 yang dilakukan pengikut Rasmus Paludan.

Demikian ungkapkan Anwar Ibrahim yang diunggah pada akun Instagram @anwaribrahim_my, Senin (23/1/2023).

Baca Juga: Anwar Ibrahim Datang, Malaysia Janji Kontribusi Rp 5,9 Triliun untuk IKN

Anwar mendesak Pemerintah Swedia untuk segera mengambil tindakan terhadap para pelaku tindakan keji ini serta memastikan langkah drastis di masa depan untuk mengatasi meningkatnya Islamofobia yang mengkhawatirkan di Swedia.

“Penodaan yang terang-terangan terhadap Kitab Suci Islam oleh politisi Swedia dan kelambanan, sama saja dengan mengobarkan Islamofobia dan merupakan provokasi besar terhadap kepekaan, bukan hanya Turkiye tetapi lebih dari dua miliar Muslim di dunia,” tegasnya.

Dia pun meneruskan bahwa Malaysia mengecam kejahatan kebencian berulang yang menargetkan Muslim di dunia. Anwar juga mengecam segala bentuk hasutan untuk kebencian dan mengipasi rasisme dalam kata-kata atau perbuatan. Anwar pun mencatat peningkatan gelombang ujaran kebencian karena keyakinan atau etnis.

Baca Juga: Drama Terjadi di Bulutangkis Ganda Putri Malaysia Open 2023, Fadia Cereda, Apriyani Pilih Mundur

“Malaysia menegaskan kembali pentingnya menegakkan prinsip-prinsip dialog, keterlibatan dan saling menghormati dalam penyelesaian perselisihan dan menyerukan masyarakat internasional untuk menolak umpan ras atau agama dengan kedok kebebasan berekspresi dan untuk tetap bersatu melawan segala bentuk hasutan untuk kebencian dan kekerasan,” pungkasnya. (*)

 

Halaman:

Editor: M. A. Wahad

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mekah Menghijau, Bukan Kiamat, Tapi Ini Penjelasan NU

Selasa, 10 Januari 2023 | 08:37 WIB
X